Iklan

Iklan

Bupati Soppeng Puji Kapolres dan AMS Racing, Athar Al Gifary Rebut Juara Umum Open Bhayangkara Cup III

Bugissulsel.com
02 November 2026, 00.37 WIB Last Updated 2026-11-01T16:40:28Z


Soppeng, Bugissulsel.com – Bupati Soppeng Suwardi Haseng memberikan apresiasi khusus kepada Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto dan AMS Racing atas suksesnya penyelenggaraan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Motocross dan Grasstrack Bhayangkara Cup III Sulawesi Selatan 2026.

Menurut Suwardi, kejuaraan tersebut bukan sekadar ajang adu kecepatan dan keterampilan para pembalap, tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan Kabupaten Soppeng sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi besar dalam olahraga otomotif.

Apresiasi itu disampaikan Suwardi saat menghadiri penutupan Bhayangkara Cup III di Sirkuit Larakkiang, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Minggu (1/11).

Dalam sambutannya, Suwardi secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto beserta seluruh jajaran yang telah menggagas dan menyukseskan kejuaraan tersebut.

Ia juga memberikan penghargaan kepada Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Selatan, KONI Soppeng, serta AMS Racing yang turut mengambil bagian dalam penyelenggaraan kegiatan.

Suwardi menilai kolaborasi tersebut menjadi kekuatan penting sehingga Bhayangkara Cup III dapat berlangsung dan memberikan manfaat bagi banyak pihak.

“Berkat kerja keras saudara-saudara sekalian, event ini tidak hanya sukses melahirkan bibit-bibit pembalap berbakat, tetapi juga berhasil menghibur masyarakat sekaligus memperkuat posisi Soppeng sebagai destinasi utama olahraga otomotif di Sulawesi Selatan,” kata Suwardi.

Ia mengatakan, penyelenggaraan kejuaraan seperti ini harus mendapat dukungan karena memberikan kesempatan kepada pembalap untuk mengembangkan kemampuan dan mengukir prestasi.

Menurutnya, kehadiran kompetisi tingkat provinsi menjadi ruang bagi pembalap muda untuk mengukur kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman menghadapi persaingan dengan peserta dari berbagai daerah.

Suwardi berharap ajang seperti Bhayangkara Cup III tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi agenda yang mendorong perkembangan olahraga otomotif di Kabupaten Soppeng.

Ia juga menilai kejuaraan tersebut memiliki nilai lebih karena mampu menghadirkan hiburan bagi masyarakat.

Antusiasme penonton yang menyaksikan langsung persaingan di lintasan menunjukkan bahwa olahraga otomotif memiliki daya tarik tersendiri di tengah masyarakat.

“Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga memberikan hiburan kepada masyarakat. Ini tentu menjadi hal positif bagi daerah,” demikian pesan Suwardi dalam sambutannya.

Tak hanya sektor olahraga dan hiburan, Suwardi juga menyoroti dampak ekonomi yang ditimbulkan dari pelaksanaan kejuaraan tersebut.

Menurutnya, kehadiran peserta, kru tim, dan penonton dari berbagai daerah turut membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.

Terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan di sekitar lokasi perlombaan.

Suwardi berharap momentum seperti ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan.

Ia menegaskan, kegiatan berskala besar yang menghadirkan banyak pengunjung seharusnya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

Pada kesempatan itu, Suwardi juga menyampaikan ucapan selamat kepada para pembalap yang berhasil meraih podium.

Ia berharap prestasi yang diperoleh dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih hasil lebih baik pada kejuaraan berikutnya.

Sementara kepada pembalap yang belum berhasil menjadi juara, Suwardi berpesan agar tidak berkecil hati.

Menurutnya, hasil perlombaan harus dijadikan pengalaman dan bahan evaluasi untuk memperbaiki kemampuan.

Ia mengingatkan bahwa proses menuju prestasi membutuhkan kerja keras, disiplin, latihan, dan semangat pantang menyerah.

Suwardi juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Soppeng yang telah ikut menjaga keamanan dan ketertiban selama kejuaraan berlangsung.

Ia berterima kasih karena masyarakat mampu menunjukkan keramahan kepada para peserta dan tamu yang datang dari berbagai daerah.

Bupati turut mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di sekitar arena perlombaan.


Menurutnya, kesuksesan sebuah kegiatan tidak hanya diukur dari kelancaran kompetisi, tetapi juga dari bagaimana penyelenggara dan masyarakat menjaga kenyamanan bersama.

Di sisi lain, persaingan di lintasan Bhayangkara Cup III melahirkan sejumlah nama yang berhasil mencatatkan prestasi.

Athar Al Gifary dari Jawa Barat tampil sebagai Juara Umum Open setelah mengumpulkan 184 poin.

Posisi kedua ditempati M. Zidane asal Blitar dengan raihan 173 poin.

Sementara Reyfaldo Bilqis dari Jambi berada di posisi ketiga dengan koleksi 157 poin.

Athar tidak hanya berjaya di kategori Open, tetapi juga berhasil merebut gelar Juara Umum Lokal Sulawesi dengan 100 poin.

Adapun gelar Juara Umum Taksi diraih Aril Salontahe dari Manado dengan 94 poin.

Sementara pembalap tuan rumah, Zaky Aras asal Soppeng, berhasil membawa pulang gelar Juara Umum Mini Moto dengan 86 poin.

Suwardi berharap keberhasilan para pembalap tersebut menjadi inspirasi bagi generasi muda di Kabupaten Soppeng untuk menekuni olahraga otomotif secara serius dan profesional.

Ia juga berharap semakin banyak pembalap lokal yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.

Kejurprov Motocross dan Grasstrack Bhayangkara Cup III Sulawesi Selatan 2026 berlangsung selama dua hari, 31 Oktober hingga 1 November 2026.

Kejuaraan tersebut digagas Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Soppeng dan KONI Soppeng.

Penyelenggaraannya turut melibatkan IMI Sulawesi Selatan dan AMS Racing.

Kegiatan ini mengusung semangat tagline Polri, "Polisi Bersama Masyarakat", melalui penyelenggaraan olahraga otomotif yang memadukan kompetisi, hiburan, dan partisipasi masyarakat.

Setelah seluruh kelas perlombaan selesai, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto secara resmi menutup Kejurprov Motocross dan Grasstrack Bhayangkara Cup III Sulawesi Selatan 2026.

Bagi Suwardi, suksesnya kejuaraan tersebut menjadi bukti bahwa sinergi kepolisian, pemerintah daerah, organisasi olahraga, komunitas otomotif, dan masyarakat dapat menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi daerah.

"Kami berharap Soppeng terus menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan olahraga yang mampu melahirkan atlet berprestasi sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat," pungkasnya.
Komentar

Tampilkan

  • Bupati Soppeng Puji Kapolres dan AMS Racing, Athar Al Gifary Rebut Juara Umum Open Bhayangkara Cup III
  • 0

Terkini

Iklan