Selatpanjang, Bugissulsel.com – Pelatihan UMKM Nasional Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) Riau dimulai dari Kota Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Sabtu (24/10).
Pelatihan tersebut mengangkat praktik pembuatan deterjen cair berbahan herbal yang diharapkan dapat membuka peluang usaha rumahan bagi masyarakat.
Kegiatan berlangsung di kawasan tepi laut Pujasera Jumbo, Jalan A. Yani, Selatpanjang, dengan melibatkan sejumlah kelompok UMKM setempat.
Ketua DPD ORI Riau, Erick Suryadi, mengatakan pelatihan UMKM secara nasional dijadwalkan dimulai pada Rabu (25/11) mendatang.
Namun, karena narasumber sedang berada di Selatpanjang, pelatihan dan praktik pembuatan deterjen cair tersebut dilaksanakan lebih awal di Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Karena narasumber sedang berada di Selatpanjang, pelatihan ini bisa langsung dimulai di sini," ujar Erick.
Narasumber pelatihan, dr H Misri Hasanto, diketahui juga merupakan staf ahli DPD ORI Riau.
Kegiatan tersebut diikuti perwakilan sejumlah kelompok UMKM, di antaranya UMKM Sialang Pasung, UMKM Tebing Tinggi Barat, UMKM Selatpanjang, serta kelompok UMKM warga Tionghoa.
Setiap kelompok disebut memiliki anggota sekitar 30 hingga 50 orang.
Ketua IKA ITS Meranti, Selamat SM, mengatakan pelaksanaan pelatihan di Kepulauan Meranti memiliki arti penting bagi masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan.
Menurut dia, Kepulauan Meranti yang beribu kota Selatpanjang merupakan daerah terluar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Malaysia dan Singapura.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelatihan keterampilan dan pengembangan UMKM.
Pelatihan pembuatan deterjen cair berbahan herbal dinilai dapat menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang ingin merintis usaha dari rumah.
Sementara itu, peserta pelatihan menyambut positif kegiatan yang digelar ORI Riau bersama IKA ITS Meranti tersebut.
Koordinator kelompok UMKM Sialang Pasung, Sarimah, mengatakan pelatihan itu memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mempelajari keterampilan baru yang berpotensi dikembangkan menjadi usaha mandiri.
"Kami sangat berterima kasih kepada ORI Riau dan IKA ITS Meranti. Peluang usaha ini akan segera kami praktikkan dan realisasikan," kata Sarimah.
“Kami berharap pelatihan serupa dapat terus dilakukan agar semakin banyak masyarakat memperoleh keterampilan yang bisa dimanfaatkan untuk menambah penghasilan keluarga,” pungkasnya.
Penulis: dr. H. Misri Hasanto Editor: A.Cakra |


