![]() |
| Dari kiri Ketua Tim Penggerak PKK Suwarni Suwardi (tengah) Wakili Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, dan Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle. (Foto: Istimewa). |
Soppeng, Bugissulsel.com – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, melakukan kunjungan kerja ke UPTD Puskesmas Sewo, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Senin (10/8).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau langsung pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di tingkat pelayanan kesehatan dasar.
Puskesmas Sewo dipilih sebagai lokasi monitoring karena menjadi salah satu wilayah yang menjalankan berbagai program intervensi penanganan stunting di tingkat lapangan.
"Saya sengaja datang ke sini untuk melihat langsung bagaimana penanggulangan dan percepatan penurunan stunting dilakukan di Puskesmas Sewo," kata Fatmawati dalam sambutannya.
Dalam kunjungan itu, ia juga berdialog dengan tenaga kesehatan, kader, serta ibu dan balita yang mengalami masalah gizi, termasuk anak yang masuk kategori stunting dan wasting.
Selain meninjau pelayanan kesehatan, rombongan juga menyerahkan bantuan kepada ibu dan balita serta bantuan bibit tanaman kepada masyarakat.
Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle yang turut hadir menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap upaya penanganan stunting di Soppeng.
Menurutnya, dukungan pemerintah provinsi menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat berbagai program intervensi yang telah berjalan.
"Kita berharap angka stunting di Soppeng bisa terus turun sebagai hasil dari berbagai intervensi yang telah dilakukan Pemerintah Daerah bersama seluruh stakeholder," kata Selle.
Tak hanya itu, dia juga menyampaikan terima kasih atas kunjungan langsung Wakil Gubernur Sulsel yang dinilai memberikan dukungan nyata terhadap program percepatan penurunan stunting di daerah tersebut.
"Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kunjungan langsung Ibu Wakil Gubernur yang juga selaku Ketua TPPS Sulsel. Ini tentu menjadi perhatian dan dukungan bagi kami dalam upaya percepatan penanganan dan penurunan stunting di Soppeng," ujarnya.
Puskesmas Sewo sendiri melayani wilayah Kelurahan Bila, Desa Umpungeng dan Desa Mattabulu. Wilayah kerjanya berada di kawasan perbukitan dan pegunungan dengan akses menuju sejumlah desa binaan yang cukup menantang.
Di hadapan jajaran kesehatan dan pemerintah daerah, lanjut Fatmawati, ia mengingatkan pentingnya validasi data stunting sebagai dasar dalam menentukan langkah intervensi yang tepat.
Ia meminta seluruh puskesmas di Soppeng aktif memperbarui dan memverifikasi data agar angka stunting yang tercatat benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.
"Saya mengajak 17 puskesmas yang ada di Soppeng untuk selalu memvalidasi angka stunting. Kita harus memastikan datanya benar," ujarnya.
Selain itu, ia juga meminta seluruh anak yang tercatat mengalami stunting dilakukan pengukuran ulang menggunakan antropometri guna memastikan kondisi kesehatan mereka secara akurat.
Menurutnya, hasil pengukuran yang tepat akan membantu pemerintah dalam menentukan bentuk intervensi yang sesuai bagi setiap anak.
"Semua anak yang stunting perlu dilakukan pengukuran kembali dengan antropometri. Kalau alatnya kurang, silakan ajukan ke provinsi, nanti kita bantu," katanya.
Terakhir, dia berharap langkah-langkah tersebut dapat mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Soppeng dan memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran.
"Kita berharap angka stunting di Soppeng terus menurun," ujarnya.
Editor: A.Cakra/Red* |


