Soppeng, Bugissulsel.com – Kasus dugaan pengeroyokan yang dialami pemuda berinisial WD (26), warga Sompe, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, hingga kini belum juga menemui titik terang.
WD dikeroyok sejumlah orang yang disebut sebagai Wahyu Cs di wilayah Rumpa’e, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, pada Kamis, 10 Juli 2025 lalu menjelang magrib.
Usai kejadian, korban langsung melaporkan insiden tersebut ke Polsek Lilirilau dengan nomor laporan LP/13/VII/2025/SPKT Polsek Lilirilau/Polres Soppeng/Polda Sulsel.
Namun, hingga Selasa 15 Juli 2025, belum ada tanda-tanda pelaku diamankan polisi.
Kondisi ini mendapat sorotan tajam dari Lembaga Pemantau Korupsi dan Aparatur Negara (LPKN).
Ketua LPKN Soppeng, Alfred Surya Putra Pandu’u, geram dengan lambannya penanganan kasus oleh aparat kepolisian khususnya Polsek Lilirilau.
Ia juga melontarkan kritik pedas yang menyebut Polsek Lilirilau diduga “tak bertaji” tangani kasus pengeroyokan tersebut.
"Kok pelaku belum ditangkap? Seharusnya cepat ditindak. Jangan sampai masyarakat bertindak sendiri, jangan seolah-olah “tak bertaji” begitu," kata Alfred saat ditemui di kediamannya di Jl Samudra, Watansoppeng pada Senin (14/7) malam.
Alfred mendesak Polsek Lilirilau untuk tidak menunda proses hukum dan segera menangkap para pelaku pengeroyokan demi menjaga stabilitas dan kepercayaan publik.
"Kami dari LPKN Soppeng akan kawal kasus ini sampai ke pengadilan. Hukum harus ditegakkan. Jangan sampai tajam ke bawah, tumpul ke atas," tegasnya.
Tak hanya itu, ia juga menyentil citra Polri yang menurutnya kini tengah mengalami krisis kepercayaan publik.
"Ini PR besar Polsek Lilirilau. Polisi harus tegas, tunjukkan ke masyarakat bahwa hukum itu benar-benar ditegakkan, tidak pilih kasih," ujar Alfred.
Menanggapi sorotan tersebut, pihak Polsek Lilirilau melalui Kasie Humas Polres Soppeng, AKP Husain, menyampaikan bahwa kasus masih dalam tahap penyelidikan.
Ia mengungkapkan bahwa tim penyidik terus mengembangkan informasi dan melakukan upaya pencarian terhadap para pelaku.
“Kami akan bekerja semaksimal mungkin untuk terus meningkatkan pencairan dan mengungkap para terduga pelaku,” kata AKP Husain, seperti dilansir dari Denews.id, Selasa (15/7).
Penulis: A.Cakra


