Soppeng, Bugissulsel.com – Kasus dugaan penghinaan terhadap wartawan yang sempat viral beberapa bulan lalu di media sosial Facebook akhirnya berakhir damai, Kamis (13/11).
Kasus ini menyeret nama akun Facebook Sahrul Stewart yang sebelumnya menuliskan komentar bernada merendahkan di unggahan salah satu berita milik wartawan DBS News.id, Idham Ashari, pada salah satu grup Facebook.
Komentar tersebut dinilai mencederai marwah dan profesi wartawan hingga menimbulkan reaksi dari kalangan insan pers di Kabupaten Soppeng.
Proses penyelesaian kasus berlangsung di Polres Soppeng dan difasilitasi langsung oleh Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Dodie Ramaputra.
Dalam proses mediasi itu, Sahrul Stewart menunjukkan sikap kooperatif dan mengakui kesalahannya.
Ia juga membuat video permintaan maaf secara terbuka yang berdurasi 00.22 detik kepada seluruh wartawan di Kabupaten Soppeng, khususnya kepada Idham Ashari.
“Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan media, terkhusus kepada Idham Ashari. Saya berjanji tidak akan mengulangi hal tersebut,” kata Sahrul dalam video permintaan maafnya.
Video permintaan maaf Sahrul Stewart.
Sementara itu, AKP Dodie Ramaputra mengapresiasi langkah damai yang ditempuh kedua pihak.
Ia mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati dalam menggunakan media sosial agar tidak terjerat persoalan hukum.
“Kami menghimbau masyarakat untuk bijak dan beretika dalam berkomunikasi di media sosial. Gunakan bahasa yang sopan agar tidak menyinggung pihak lain,” ujar Dodie.
Menurutnya, dunia digital saat ini sangat terbuka dan cepat menyebarkan informasi, sehingga pengguna media sosial harus mampu menahan diri sebelum berkomentar atau membagikan sesuatu di ruang publik.
“Kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran bersama pentingnya menjaga etika dan tanggung jawab dalam bermedia sosial,” pungkas Dodie.
Penulis: A.Cakra


