Soppeng, Bugissulsel.com – Bupati Soppeng Suwardi Haseng mendorong optimalisasi penghimpunan zakat di Kabupaten Soppeng saat menghadiri penyaluran Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Soppeng di Cabenge, Kecamatan Lilirilau, Sabtu (5/9).
Dalam kegiatan tersebut, Suwardi menegaskan bahwa zakat tidak hanya menjadi kewajiban agama, tetapi juga instrumen penting untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat dan mendorong pemerataan ekonomi.
"Zakat bukan sekadar kewajiban agama yang bersifat personal, tetapi merupakan instrumen sosial-ekonomi yang sangat kuat untuk menciptakan keadilan dan pemerataan," kata Suwardi.
Bupati Soppeng itu mengapresiasi peran BAZNAS yang terus menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, pengelolaan zakat yang baik dapat menjadi salah satu solusi dalam membantu masyarakat kurang mampu sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat akar rumput.
Pada kesempatan tersebut, Suwardi juga menyoroti potensi zakat di Kabupaten Soppeng yang dinilai masih sangat besar untuk dikembangkan.
Saat ini, penerimaan zakat yang tercatat melalui BAZNAS Soppeng berada di kisaran Rp2 miliar.
Namun, lanjutnya, angka itu diyakini masih bisa meningkat apabila seluruh potensi zakat masyarakat dapat dihimpun dan didata secara optimal.
Dia bahkan membandingkan capaian tersebut dengan daerah lain yang memiliki nilai penghimpunan zakat lebih tinggi.
Karena itu, Suwardi mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) serta masyarakat yang telah memenuhi nisab untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS.
Selain itu, ia meminta masyarakat yang menyalurkan zakat secara langsung kepada keluarga atau warga yang berhak agar tetap melaporkannya kepada BAZNAS untuk kepentingan pendataan.
Menurutnya, pencatatan yang baik akan memberikan gambaran lebih akurat mengenai potensi zakat di Kabupaten Soppeng.
"Kalau pencatatannya bagus dan disiplin, mungkin kita bisa lebih tinggi daripada kabupaten lain," ujarnya.
Suwardi juga berpesan kepada para penerima bantuan agar memanfaatkan dana yang diterima sesuai kebutuhan dan tujuan program.
Ia berharap bantuan yang disalurkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat, terutama bagi penerima bantuan modal usaha.
Eks DPRD Sulsel itu bahkan berharap para penerima manfaat dapat bertransformasi dari mustahik menjadi muzakki di masa mendatang.
"Semoga berkah dari zakat ini dapat mengubah keadaan, sehingga penerima hari ini kelak dapat menjadi muzakki yang mandiri secara ekonomi," harapnya.
Editor: A.Cakra |


